Advertisement

{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Perkuat Soliditas, Kepala Sekolah PGRI se-Ciayumajakuning Gelar Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026 di Argalingga

Radja Investigasi
03 Oktober, 2026
Last Updated 2026-10-04T08:45:53Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Photo bersama Para Kepala Sekolah PGRI se-Ciayumajakuning 

MAJALENGKA, Radjainvestigasi.com - Para Kepala Sekolah PGRI se-Ciayumajakuning turut berpartisipasi dalam kegiatan *Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026* yang digelar pada *2 – 4 Oktober 2026* di *Bumi Perkemahan (Buper) Panten, Hutan Pinus, Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.*


Kegiatan kemah kebersamaan ini diikuti oleh seluruh perwakilan sekolah PGRI dari lima wilayah, yakni Cirebon Kabupaten, Cirebon Kota, Indramayu, Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.


Mengusung tema *"Ngamumule, Ngarawat, Ngarumat Gunung Ciremai"* dan sub tema *"Menguatkan Soliditas dan Solidaritas PGRI Menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas"*, kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk pembentukan karakter, pelestarian budaya lokal, dan wujud kepedulian terhadap kelestarian alam Gunung Ciremai.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Bupati Majalengka yang berhalangan hadir karena agenda tugas lain, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat saat ini adalah Dr. Didin Mahpudin, M.Pd., Ketua PGRI Kabupaten Majalengka Dr. H. Dartum, S.IP., M.MPd., serta Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat dan PGRI Kabupaten/Kota se-Ciayumajakuning.


Kepala SMK PGRI Jatiwangi, *Enok Kokom, S. Pd.,* yang turut menjadi peserta menegaskan bahwa keikutsertaan para kepala sekolah dalam kegiatan ini memiliki makna yang mendalam.


"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter seorang pemimpin pendidikan. Melalui Kemah Bakti Budaya Ciremai, kami ingin menanamkan nilai-nilai cinta alam, gotong royong, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap Gunung Ciremai sebagai warisan alam yang harus kita jaga bersama," ujar Enok Kokom.


Ia menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan, berbagai agenda positif digelar, mulai dari aksi penanaman pohon, gerakan bersih gunung, pentas seni budaya Ciremai, renungan api unggun persaudaraan, hingga penguatan wawasan kebangsaan dan ke-PGRI-an.


"Soliditas PGRI se-Ciayumajakuning harus terus kita kuatkan. Kami pulang tidak hanya membawa pengalaman berkemah, tetapi juga membawa semangat baru untuk menjaga budaya dan alam, menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas 2045," pungkasnya.


Kegiatan Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026 ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah silaturahmi, konsolidasi organisasi, dan pengkaderan generasi pendidik PGRI yang berkarakter, berbudaya, dan peduli lingkungan.


Redaksi.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl