![]() |
| Kunjungan ke Lapas Kelas IIB Majalengka |
Majalengka, Radjainvestigasi.com – Kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Majalengka dengan Yayasan Pancar Kalijati Nusantara terus menghadirkan program pembinaan positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sinergi ini menjadi wujud nyata pengabdian bersama untuk negeri demi kemajuan Nusantara.
Ketua Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, Iwan Gunawan yang akrab disapa Kang Papau, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Lapas Majalengka di berbagai bidang, khususnya pendidikan dan sosial keagamaan.
“Melalui PKBM Dharma Wangsa Nusantara yang berada di bawah Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, kami menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan di dalam Lapas. Kami juga sangat mendukung program pesantren di dalam lapas, Ponpes Al Awabin, yang sangat mulia dan berdampak positif,” ujar Iwan Gunawan, Selasa 16/6/2026.
*Citra Lapas Berubah Menjadi Positif*
Di bawah kepemimpinan Kalapas Majalengka, Rian Firmansyah, http://A.Md.I.P, S.H., M.H., Lapas Kelas IIB Majalengka berhasil mengubah stigma negatif yang selama ini melekat. Lapas yang dulunya identik dengan narkoba, premanisme, dan kejahatan, kini bertransformasi menjadi pusat pembinaan.
“Beliau mampu membawa Lapas Majalengka lebih maju. Melalui program keagamaan, sosial, dan pelatihan keterampilan, warga binaan dibina tata cara ibadah yang baik, tata cara salat, membaca Al-Qur’an, serta pelatihan kerja dan ekonomi. Ini semua bertujuan agar setelah bebas, mereka bisa menjadi warga negara yang baik dan produktif,” jelasnya.
Iwan Gunawan juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh Kabupaten Majalengka, Ir. H. Ateng Sutisna, M.B.A., yang selama ini sangat peduli terhadap kepentingan sosial keagamaan, termasuk pembinaan di Lapas.
*Ajakan Sinergi untuk Tekan Kriminalitas*
Lebih jauh, Kang Papau mengajak seluruh elemen untuk bersinergi. Mulai dari jajaran Pemkab Majalengka, anggota DPRD RI/DPRD Kabupaten dari partai mana pun, hingga Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang dikenal sangat menyayangi masyarakat Jabar.
“Dengan adanya program ini, kami berharap angka kriminalitas bisa ditekan sehingga tidak terjadi tindak pidana baru. Yang paling utama, kepedulian kita juga harus sampai ke keluarga WBP yang ditinggalkan. Banyak istri dan anak-anak yang kesulitan ekonomi karena tulang punggung keluarganya berada di Lapas. Mereka umumnya dari kalangan kurang mampu. Ini harus kita tolong bersama agar tidak lahir kemiskinan baru atau kriminalitas baru,” tegasnya.
![]() |
| Yayasan PKN kunjungi keluarga binaan Lapas llB Majalengka |
Kepada Bupati Majalengka, Iwan Gunawan menitipkan harapan agar program pembinaan ini terus didukung demi “Majalengka Langkung Saé”, “Jawa Barat Istimewa”, dan “Nusantara Jaya”.
“Saya Iwan Gunawan mengajak, mari bersama-sama bersinergi dengan program-program yang ada sebagai bukti pengabdian kita bersama untuk negeri yang tercinta ini,” pungkasnya.
*Redaksi*


